Sabtu, 13 Juni 2009

mencintai.....

malam itu hembus angin malam menusuk tulangku...
sepi terasa, seolah gambaran tentangku kala itu..
aku mencoba berpikir tentang kita, tentang cintamu yang begitu besar untukku

kau hadir saat kita berdua terluka.. sebersit senyum diwajah itu sungguh tenangkanku..
saat itu aku belum siap menerima kehangatan tentang kasih sayang... bahkan hingga kau berada disisiku..
kekuranganmu adalah warna bagiku, kelebihanmu adalah anugrah terindah bagiku.
percayamu kekuatan bagiku,... kasih sayangmu sungguh tiada pernah aku merasa ada wanita yang mencintaiku begitu dalam...
hingga aku tak sanggup membendung luapan rasa kasihmu... tuhan maha penyayang...
hampir setahun kita rajut perahu kisah ini...
hingga sore ituterjadi,, aku manusia bodoh ini tak pernah bisa hargai perasaanmu..bahkan aku merasa aku tak sanggup ungkapkan rasa ini...
hingga kau memilih menanggalkan semua kenangan tentang kita...
dan tersisa aku disini,... tanpa bisa menunjukkan perasaanku, tentang seorang lelaki yang berusaha melindungi sang putri,,,, tentang seorang pria sejati yang mendekap erat saat kau merasa lelah ...
maaf...
sungguh semua perasaanku kepadamu jujur adanya... dan maaf aku yang membuatmu mengeluarkan air mata bagi si pecundang ini....